Dasar dasar swift

Dasar Dasar Swift Part 1

Posted by

Sebelum kita membuat aplikasi iOS mari kita belajar bahasa yang digunakan dalam pembuatan aplikasi yaitu swift. Swift adalah bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh apple untuk mengembangkan aplikasi untuk produk-produk apple juga tentunya seperti iOS, Mac, Apple TV, dan Apple Watch.
Swift dirancang dapat bekerja dengan Objective-C yang merupakan bahasa yang digunakan untuk pengembangan aplikasi iOS sebelum swift. Oke langsung saja kita bahasa satu per satu dasar-dasar swift berikut ini.

Deklarasi Variabel dan Constanta

Dalam mendefinisikan sebuah data pada swift, kita bisa menggunakan var atau let kemudian diikuti namanya. Apa yang membedakan keduanya? 

var digunakan untuk mendefinisikan sebuah variabel yang valuenya bisa diubah-ubah. Contoh, umur akan selalu berubah setiap tahunnya. Maka untuk mendefinisikan umur (age) di code kita, kita menggunakan var.
var age : Int = 17
Dari contoh diatas kita telah mendefinisikan sebuah variabel age dengan tipe Integer dengan value 17.

Sedangkan let digunakan untuk mendefinisikan sebuah konstanta, dimana valuenya tidak berubah.
var pi : Float = 3.14
Dari contoh diatas kita telah mendefinisikan sebuah constant pi dengan tipe Float dan value 3.14.
Nah apa yang terjadi jika kita ubah nilai pi?
Pastinya akan mendapat pesan error sebagai berikut Cannot assign to value: ‘pi’ is a ‘let’ constant

Comment

Untuk memberikan informasi tambahan pada code yang kita tuliskan, maka kita memberikan comment pada code. Bagaimana memberikan comment di swift?
Comment bisa dilakukan dengan 2 cara :

  1. Singleline Comment
    Single line comment menggunakan “//”
    Contoh penggunaannya dapat kita lihat pada code di bawah.
    let pi : Float = 3.14 // the pi value will not change
  2. Multiline Comment
    multiline line comment menggunakan /*   */
    Contoh penggunaan multi-line comment dapat kita lihat pada code di bawah

    /* 
       the value of pi is always constant
       this value will not change
    */
    let pi : Float = 3.14

Mencetak Data

Untuk menampilkan value variable pada console, kita menggunakan perintah print.
Sebagai contoh untuk menampilkan value pi yang kita definisikan sebelumnya kita gunakan perintah print.

let pi : Float = 3.14
print("\(pi)")

Data Type

Dalam pembuatan suatu aplikasi atau program sederhana kita perlu menyimpan informasi atau nilai kedalam variabel dengan tipe data yang tepat. Variabel ini digunakan untuk memesan tempat di memori untuk menyimpan valuenya. Berikut tipe data yang terdapat pada swift:

Type Deskripsi Contoh
Int – Digunakan untuk mendefinisikan bilangan bulat.
– Untuk lebih spesifiknya ada Int8, Int16, Int32, Int64. Angka 8, 16, 32, 64 merupakan jumlah bit yang disediakan di memori.
– Type ini disebut signed integer. Artinya value dari type ini bisa negatif, 0 dan positif 
var dataCounter : Int = -1
UInt – Digunakan untuk mendefinisikan bilangan bulat.
– Untuk lebih spesifiknya ada UInt8, UInt16, UInt32, UInt64. Angka 8, 16, 32, 64 merupakan jumlah bit yang disediakan di memori.
– Type ini disebut unsigned integer. Artinya value dari type ini 0 dan positif 
var age : UInt = 17
Float – Digunakan untuk mendefinisikan bilangan desimal.
– Type ini disediakan di memori sebanyak 32 bit
var pi : Float = 3.14
Double – Digunakan untuk mendefinisikan bilangan desimal yang lebih luas dari Float.
– Type ini disediakan di memori sebanyak 64 bit
var amount : Double = 5000000
Bool Digunakan untuk merepresentasikan true or false value var isNumber : Bool = false
String Digunakan untuk merepresentasikan kumpulan character var name : String = “arenasharing”
Character Digunakan untuk merepresentasikan single character string var status : Character = “A”
Tuples Digunakan untuk merepresentasikan banyak value dalam single compound value var mahasiswa : (Int, String) = (1, “Arenasharing”)

Type Safe

Di swift ada yang namanya type safe yang berarti ketika di compile akan dicek tipe data yang kita definisikan. ketika value yang kita masukkan di awal bertipe String kemudian di line berikutnya kita masukkan value Int maka akan error.
Contoh :

var length = 17
length = "seventeen"

Jika code diatas kita compile maka akan muncul error seperti berikut :
Cannot assign value of type ‘String’ to type ‘Int’

Type Alias

Di swift kita juga dapat membuat nama baru untuk tipe data yang sudah ada dengan menggunakan typealias.
Contoh :

typealias Name = String
var name : Name = "arenasharing"
print(name)

Optional Type

Swift juga memperkenalkan Optional Type. Optional berarti bisa mempunyai value atau tidak. Optional bisa digunakan disemua tipe data.
Cara mendeklarasikan adalah sebagai berikut:
var phoneNumber : String?
Contoh diatas mendeklarasikan Optional String dengan inisialisasi value nil.

if phoneNumber != nil {
   print(phoneNumber)
} else {
   print("phone number is empty")
}

Ketika program diatas dijalankan akan mengeluarkan output : phone number is empty
Untuk mengambil valuenya perlu dilakukan unwrapping, unwrapping bisa dilakukan dengan optional binding atau force unwrappingBagaimana hasilnya jika tidak di unwrapping?

var phoneNumber : String?
phoneNumber = "081234567890"
if phoneNumber != nil {
   print(phoneNumber)
} else {
   print("phone number is empty")
}

Ketika program diatas dijalankan maka akan mengeluarkan output : Optional(“081234567890”)

Force Unwrapping
Force Unwrapping dilakukan dengan menambahkan “!” pada akhir dari variable atau constanta.

var phoneNumber : String?
phoneNumber = "081234567890"
if phoneNumber != nil {
   print(phoneNumber!)
} else {
   print("phone number is empty")
}

Ketika program diatas dijalankan maka akan mengeluarkan output : 081234567890.
Namun perlu diingat, ketika melakukan force unwrapping dan value dari variable yang didefinisikan nil, maka program akan error.

Optional Binding
Optional binding akan mengecek apakah variabel tersebut punya nilai atau tidak dan jika memiliki nilai maka akan menyimpannya di temporari variabel atau konstanta.

var phoneNumber :  String?
phoneNumber = "081234567890"
if let phone =  phoneNumber {
   print("if let phone = \(phone)")
}

Ketika program diatas dijalankan maka akan mengeluarkan output : 081234567890
Optional binding juga bisa dilakukan dengan guard let statement. Guard let akan mengecek nilai dari variable tersebut. Jika tidak memiliki value akan melakukan proses didalam else statement dan bisa digunakan didalam function. 

phoneNumber =  nil
func checkPhonenumber() {
    guard let phone = phoneNumber else {
       print("guard let phoneNumber is empty")
       return
    }
    print("guard let \(phone)")
}
checkPhonenumber()

Ketika program diatas dijalankan maka akan mengeluarkan output “guard let phoneNumber is empty”.
Dan proses dibawahnya tidak dilakukan lagi.

Arithmetic Operators

Operator Deskripsi Contoh
+ menambahkan dua bilangan 6 + 2 akan menghasilkan 8
mengurangi dua bilangan 6 – 2 akan menghasilkan 4
* mengalikan dua bilangan 6 * 2 akan menghasilkan 12
/ membagikan dua bilangan 6 / 2 akan menghasilkan 3
% sisa bagi dua bilangan 6 % 2 akan menghasilkan 0

Comparison Operators
Misalkan A = 1 dan B = 2

Operator Deskripsi Contoh
== membandingkan dua nilai apakah sama atau tidak, jika sama maka akan menghasilkan true A == B akan menghasilkan false
!= membandingkan dua nilai apakah sama atau tidak, jika tidak sama maka akan menghasilkan true A != B akan menghasilkan true
> membandingkan dua nilai apakah nilai bilangan pertama lebih besar atau tidak dari bilangan kedua, jika lebih besar maka akan menghasilkan true A > B akan menghasilkan false
< membandingkan dua nilai apakah nilai bilangan pertama lebih kecil atau tidak dari bilangan kedua, jika lebih kecil maka akan menghasilkan true A < B akan menghasilkan true
>= membandingkan dua nilai apakah nilai bilangan pertama lebih besar atau sama dengan bilangan kedua, jika lebih besar atau sama maka akan menghasilkan true A >= B akan menghasilkan false
<= membandingkan dua nilai apakah nilai bilangan pertama lebih kecil atau sama dengan bilangan kedua, jika lebih kecil atau sama maka akan menghasilkan true A <= B akan menghasilkan true

Logical Operators
Misalkan A = 1 dan B = 0

Operator Deskripsi Contoh
&& AND Operator. harus memenuhi semua kriteria maka akan menghasilkan true A && B menghasilkan false
|| OR operator. Memenuhi salah satu kriteria akan menghasilkan true A || B akan menghasilkan true
! NOT operator. Membalikkan kondisi !(A && B) akan menghasilkan true

Contoh – contoh diatas dapat dilihat pada link Github berikut.
Demikian bahasan kali ini mengenai dasar dasar swift. 
Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.
Penulis terbuka menerima saran dan kritik untuk kebaikan artikel ini.

Share to
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *